Senin, 17 Juli 2017

Careless Society

Pukul 7 malam saya jalan ke belakang kompleks untuk beli nasi uduk.
Memang jalan-jalan tidak disiapkan untuk pejalan kaki. Jalan yang sangat tidak ramah apalagi untuk lansia dan balita.
Selokan mampet, banyak sampah.
Penduduk bikin warung mepet jalan. Careless.

Penduduk careless terhadap kepentingan umum.
Pemotor careless terhadap pejalan kaki.
Pemkot careless terhadap warga.
Gubernur yang bekerja keras untuk melayani warga dikirim ke penjara. Kepala daerah yang cuek terhadap warga tidak diapa-apakan.
Suram.
Anak-anak jadi mikir : tak perlu jujur, pintar, bekerja keras dan berdedikasi seperti Pak Ahok BTP.
Tunjukkan aja dirimu orang yang beriman. Lo gak kerja keras melayani warga juga tak diapa-apakan.

Masyarakat yang careless seperti ini lahir dari leluhur yang meninggalkan Maha Karya seperti Borobudur dan Prambanan.
Masyarakat yang malas baca, malas jalan, matre dan careless ini keturunan dari leluhur yang hebat. Kerajaan hebat yang bertahan selama 800 tahun. Kerajaan yang bertahan terlama di dunia.
Ketika Eropa belum kenal mandi, ketika Timur Tengah mencari nafkah dari rampasan kafilah dagang, leluhur bangsa ini, Kerajaan Sriwijaya sudah berdagang rempah hingga ke Madagaskar dengan kapal buatan sendiri.

Apa yang terjadi pada bangsa ini sehingga melupakan kejayaan leluhur mereka, kecanggihan yang terekam pada DNA mereka ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar