Selasa, 08 Agustus 2017

Pindah Dimensi

Ada teman A yang meninggal. Teman A ini banyak jasanya dalam mengumpulkan teman-teman. Ketika A meninggal, teman-teman berdatangan dari luar kota untuk takziah. Berhubung rumah A besar, suami A minta teman-teman untuk menginap di rumah beliau hingga peringatan 7 hari.

Teman-teman takut ke toilet sendiri. Berasa kalau A "ada" kan. Badan A mulai terurai kembali menjadi 5 unsur, A sendiri pindah dimensi dari dimensi kita.

Kemarin ada teman dari luar kota baru bisa takziah setelah almarhumah A meninggal 4 bulan lalu. Teman ini minta ditemenin ke toilet. Berasa A "ada" kan.

Ada teman seangkatan, B,  yang meninggal kemarin. Syukur saya bisa ikut melayat. Berasa B berdiri di pintu masuk rumahnya.

Banyak film Holywood yang cerita soal "pindah dimensi" ini. Ada "Defending Your Life", "The Sixth Sense", "The Passengers", "The Others".

Sebaiknya kita menonton film-film ini daripada ketakutan mendengarkan ceramah seseorang yang cuma baca sedikit buku, yang berpaham sama semua pula.

Sejak kapan ya syukuran atau pertemuan apa pun diisi oleh ceramah. Bila yang ceramah itu sosok yang berwawasan luas, dalam ilmunya, jernih pandangannya seperti Prof. Quraish Shihab dan Gus Mus pastinya akan menjadi berkah yang mendengar. Faktanya sosok penceramah kebanyakan jarang baca buku. Mendengarkan ceramah menjadi ritual yang sangat membosankan, mendengarkan info berulang-ulang kali.

Saat saya SD, saya begitu takut akan kematian gara-gara mendengarkan ceramah-ceramah seram. Begitu seramnya, sehingga si penceramah akan ketakutan sendiri akan ceramahnya tentang alam kubur.

Bagaimana bila melihat kematian dari perspektif lain ? Cobalah membaca bagaimana bangsa lain menerima kematian sebagai keadaan pindah dimensi. Bacalah buku bangsa Tibet tentang "Kematian". Kematian tidak dipandang sebagai peristiwa horor.

Semoga semua makhluk berbahagia.
Semoga semua makhluk bebas dari penderitaan. Sadhu sadhu sadhu.

Rich People Problems

Pingin banget beli buku "Rich People Problems" Kevin Kwan. Adanya yang import. Buku terjemahan Indonesia belum terbit. Mahal je, 300 rb. Masih banyak tagihan yang perlu dibayar wahahaha.

Kemarin ingin nonton film "Banda, The Dark Forgotten Trail". Setelah nonton, perasaan biasa-biasa saja. Walau pun film dokumenter tentang Banda itu berguna. Agar kita belajar dari sejarah. Selalu.

Saya ingin tahu kelanjutan cerita Astrid Leong. Saya ingin dia hidup bahagia dengan Charlie Wu. Amiin *lho 😃

Emang kalau hidup bahagia terus bagaimana? Hidup berapa tahun lagi sii ? Paling lama 50an tahun lagi, dalam keadaan jadi Oma dan Opa. Semoga sehat slalu.

This too shall pass.
Duka akan berlalu.
Suka pun akan berlalu.
Kebahagiaan rumah tangga akan berlalu. Badan akan semakin tua. Jika anak-anak sehat, baik, pintar, mereka pun akan semakin sibuk dengan pekerjaan, dengan pasangan, sibuk membesarkan anak-anak mereka.

Badan kita lah yang sepanjang hidup akan terus menemani kita. Ada saatnya badan ini selesai masa bhaktinya. Badan ini akan terurai kembali menjadi 5 elemen. Dan aku akan berjuang untuk kembali menuju AKU yang Sejati. Ilaihi rojiun. AKU yang Maha Rahman Maha Rahim.

Minggu, 06 Agustus 2017

Banda, The Dark Forgotten Trail

Semalam nonton film dokumenter "Banda, The Dark Forgotten Trail".

Banda Neira itu indah. Dulu tempat pembuangan para tokoh kemerdekaan tanah air: Bung Hatta, Bung Syahrir, dr. Tjiptomangunkusumo dan Pak Iwa tokoh Perhimpunan Indonesia.

Dulu Banda Neira menjadi rebutan orang-orang Eropa: Portugis, Inggris, Belanda karena rempah-rempah. Kekayaan datang bersama cobaan besar. Ada perdagangan, ada peperangan karena ada pihak yang mau memaksakan kehendak dengan monopoli.

Banda, pulau dengan banyak benteng dan bangunan bersejarah.

Saat ini pala bisa dibudidayakan di tempat lain. Tempat yang lebih mudah transportasinya. Walau pala Banda kualitas tetap nomor 1.

Btw, Young Living Essence Oil memakai pala dan nilam Indonesia untuk essential oilnya.

Penghuni Banda pernah dihuni oleh sekitar 15 ribu orang. Dibantai 14 ribu orang, sisa seribu orang. Penghuni Banda saat ini adalah penghuni generasi kedua, keturunan pekerja perkebunan pala. Penduduk asli tinggal sedikit dan sudah berasimilasi dengan pendatang.

Harta karun ada harganya. Saat Banda dipenuhi pala, yang saat itu dinilai setara emas, terjadi pembantaian dan peperangan demi memperebutkan "emas".

Zaman berubah. Nilai "emas" pun berubah. Ketika pala sudah tidak dianggap sebagai "emas", pulau Banda menjadi tenang, tanpa konflik berarti.

Mari belajar dari sejarah...
Emas tidak dibawa mati...

Selasa, 01 Agustus 2017

Kelompok Orang Gila

Si A ini tampaknya baik. Tapi pembohong kelas wahid. Bermulut dua juga alias muna.

Ibunya tak tahu kalau si A sakit. Ortu pasti mengharapkan yang baik-baik untuk anaknya. Mana tahu si A gila hormat. Ingin kaya raya agar dihormati.

Birds of the same feathers flock together.

Betah si A gaul dengan teman-teman penghayalnya. Mereka menghayal mendapat duit trilyunan dan mendapat jabatan penting sehingga sangat dihormati orang.

Pengangguran-pengangguran itu menghabiskan waktu mereka untuk berdiskusi tentang kekayaan khayalan mereka.

Darimana pengangguran itu makan dan uang saku ? Dari si A bego lah. Si A cukup dipuji-puji, langsung dia seperti kerbau dicocok hidung. Semua tabungannya bakal diberikan untuk si penipu. A bahkan rela berhutang untuk si penipu itu. Gila kan ? Ya, si A memang gila.

11-12 dengan Ibu seorang teman yg membawa anaknya ke seorang Ustaz dengan harapan penyakit bipolar anaknya sembuh. Ibu itu habis 8 juta, bayar ke Ustaz itu, harga sebuah harapan palsu. Mana bisa penyakit bipolar sembuh hanya dengan doa si Ustaz ? Kecuali si Ustaz itu seorang Wali Allah. Itu beda cerita. Dan Wali Allah itu sangat jarang.

Dan si penipu bernama D dan M itu sangat lihai dan jahat. Mereka pengangguran. Mereka mendapat duit dan bisa hidup layak karena ada manusia yang bisa ditipu seperti si A.

Ada seorang Bapak yang mau pensiun. Bapak itu, Z, karyawan biasa di perusahaan swasta. Karena sudah pensiun, Bapak itu menjual rumahnya. Rencana mereka mau beli rumah yang lebih kecil, sisa uang untuk membuat warung.

D yang sangat jahat itu berhasil mendapatkan uang penjualan rumah Bapak Z tanpa sepengetahuan Ibu Z. Dan si D membuat surat perjanjian, yang ditanda-tangani A, bahwa A yang meminjam uang Bapak Z, dan A yang akan mengembalikannya.

D dan M gila itu pengangguran. Mereka tidak puas dari uang hasil keringat A, yang lebih dari 80 %  untuk mereka. Mereka tidak puas. Mereka mau si A bego meminjam dan menipu untuk mereka. Dasar si A memang super bego, dia mau. Demi khayalan tinggi dia, yaitu kaya dan dihormati orang.

Istri A minta cerai. Biar A kawin dengan istri yang setara dengan dia, tukang tipu. Klop kan. Nantinya mereka bisa punya anak penipu. Resmi deh jadi keluarga penipu kelas wahid.

Ngapain juga bertahan dengan A. Tidak bahagia dan tidak ada rasa aman.

Cerita tentang Orang Sakit

Ketemu teman, yang beliaunya sakit jantung, anak gadisnya baru operasi bypass, suaminya stroke. Kata teman, mungkin dari makanan yang instan dan tidak alami.

Lanjut dengan cerita tentang teman yang direktur rumah sakit besar. Teman ini mengundurkan diri dari pekerjaannya karena ada masalah tiroid.

Semakin banyak dengar cerita teman yang stroke, sakit jantung, diabetes, sakit ginjal, liver dst

Banyak juga sakit karena emosi yang terpendam. Sakit hati, kecewa, dendam, tak berdaya.

Mari makan sehat yang dimasak sendiri.
Mari meditasi.
Mari usaha /pelayanan kesehatan dan kecantikan holistik *nasihat untuk diriq 😊

May all beings be free from suffering.
May all beings be happy.
Sadhu sadhu sadhu 🌹🌸🌻

Melihat Postingan Bulan Lalu

Awal bulan Juni lalu, saya sedang mendaftar essential oil Young Living yang perlu kubeli sekalian daftar jadi Member. Padahal belum ada duit loh. Nulis aja dulu 😃

Pingin essential oil untuk kesehatan badan dan kesehatan finansial.


Daftar anggota
Stress away
Aroma Ease              671
Frankincence          1111
Geranium                  625
Lemon                       171
Sacred Mountain      236
Abundance                563
 Total                       3377

+ Wintergreen             271
Rosemary                   236
Total                          3884
Di luar ongkos transport dan jajan.
Duit adanya 3 juta, itu pun ngutang wkkk. Gimana dong.

Perlu:
Bayar Amel
Cicil pegadaian
Transport ke Central Park & lebaran
Listrik & BPJS
                   

Pingin beli Lavender dan Peppermint belum ada duit. Harga member

perlu 700 ribu.
Trus pingin punya RC dan Thieves yang legendaris itu. Harga member 700 ribu juga.
Gusti...
Trus perlu Lemongrass. Perlu 225 ribu dihitung dengan ongkos jalan.
Wah wah...

Ternyata Gusti Maha mendengar.
Yang saya tuliskan ini semua diberikan olehNya. Dapat bonus banyak lagi.
Yaitu:
*Premium Kit: Dapat Diffuser + 12 EO 5 ml
*Hadiah dari YL: Diffuser + Lemon 5 ml.
*Lunas utang Simpan Pinjam.
*Lunas Utang Wisdomshop.
*Bisa ke Central Park, Meditasi bersama AK.
*Dapat hadiah 2 novel Kevin Kwan seharga 200 ribu.
*Bisa ke rumah Kak Mid.
*Akhirnya ke rumah Tante Miko Depok naik TransJakarta. Alhamdulillah.
*Makan di Resto favorit: Beautika.
*Beli sepatu & pakaian dalam.
*Bayar listrik & BPJS. Tidak nunggak. Alhamdulillah.
*Diajak Yani makan-makan di Al Jazeera dan makan sambil menikmati sunset di Segara. Alhamdulillah alhamdulillah.

O Divine Mother...
Please look at me mercifully 🌹🌸🌻

Jumat, 28 Juli 2017

Ibu-ibu Jahat

Buku "Pengakuan ex-Parasit Lajang" Ayu Utami menarik deh. Bagaimana kedua budenya, yang perawan tua, tega menfitnah Ibunya Ayu Utami. Kedua Bude cerita ke Ayahnya Ayu Utami bahwa Ibunya selingkuh. Ayahnya mau mengusir dan menceraikan istrinya. Syukur ada Bude lain, yang menikah, datang ke Ayahnya untuk menegaskan bahwa Istrinya wanita yang baik, yang tidak berperilaku aneh-aneh.

Kedua Bude ini diperlakukan jahat oleh masyarakat karena status "Perawan Tua". Mereka pun membalas kejahatan itu dengan menfitnah Ibu Ayu Utami. Padahal kedua Bude ini diurus begitu baik oleh Ibunya Ayu.

Biasanya seperti itu. Bila orang diperlakukan jahat, biasanya dia akan menjahati orang. Jarang yang bisa membebaskan diri dari lingkaran jahat- menjahati ini.

Saya mengenal seorang teman yang sangat manis, baik hati dan dermawan. Belakangan saya mendengar keluhan beberapa teman mengenai sikap dia yang bossy, yang agak pelit. Teman ini bercerai dari suaminya. Lalu tersiar kabar bahwa dia selingkuh dengan suami orang, dipergoki suaminya, dan diceraikan. Kabar bisa dibumbu-bumbui. Yang pasti cerita yang terlanjur beredar itu membuat teman ini sangat terluka. Dan dia melampiaskan lukanya dalam sikap yang kurang menyenangkan.

Saya pernah dekat dengan seorang teman. Perilakunya manis, suka memberi, suka menolong. Di balik perilaku yang manis itu, beberapa pertemanan sudah dirusak oleh dia dengan adu domba yang lihai. Ada teman yang dipukul suaminya akibat mulut Ibu berumur 60 tahun ini. Ada beberapa rumah tangga yang ribut karena mulut manis lihainya.

Mengapa Ibu itu bisa begitu "sadis" ?

Ibu ini dulunya punya rumah tangga bahagia dengan 3 anak pria yang manis-manis. Suaminya pengusaha yang cukup sukses. Ibu ini kemudian mendengar kabar bahwa suaminya punya wanita lain. Dia berontak dan minta cerai. Dapatlah dia harta gono gini berupa rumah di daerah Jakarta Selatan.

Setelah bercerai, dia menikah lagi. Harta gono gini dikuasai suaminya, lalu dia bercerai dalam keadaan miskin. Dia sakit dan berulang kali masuk rumah sakit karena depresi. Dia menjadi akrab dengan obat-obat penenang.

Mantan Suaminya membelikan rumah kecil atas nama anaknya, untuk ditempati dia. Dia juga dibelikan mobil, diberi uang listrik dan uang makan setiap bulan. Mantan Suaminya mungkin berpikir, bagaimana pun Ibu ini adalah ibu dari anak-anaknya. Bila Ibu ini terlunta-lunta, pasti anak-anaknya sedih.

Jadilah Ibu ini tetanggaku. Dan saya menjadi saksi hidup atas perilakunya yang lihai. Dia paling senang bila ada orang berantem atau rumah tangga yang ribut. Dia akan tampil manis padahal ikut mengompor-ngompori.

Begitulah.
Sulit sekali untuk keluar dari lingkaran, baik lingkaran menjahati orang, lingkaran menipu, lingkaran kemiskinan, lingkaran kebodohan.
Semoga kita bisa menyadari permainan "lingkaran" dan mendapatkan energi untuk keluar.
Amiiin 🌹🌸🌻🌹🌸🌹🌹🌸🌻



Angry

Memperhatikan diri sendiri klo saya pemarah. Ketemu teman yang suka memaksakan kehendak dan bersikap seenaknya, saya jadi naik pitam.

Saya yang rugi. Tenaaaang.

Perhatikan makanan. Jangan terlalu banyak makan makanan panas seperti cabe dan bawang-bawangan.

Makan raw food membuat angin dalam badan saya meningkat. Badan tidak enak serta jadi gampang marah.

Breathe in...
Breathe out...
Relax... santai....santai...

Jika perlu, praktekkan kembali Alternate Nostril Breathing dan Buddha pose. Biar mengakses energi feminin yang lembut dan sabar.

Gusti bersama orang-orang yang sabar dan welas asih 🌹🌸🌻

Kamis, 27 Juli 2017

Berkarya dengan Penuh Semangat

Ia yang menyakiti orang yang tak bersalah, bukanlah manusia, tapi hewan; hindarilah dia !
                         Rg Veda 2.23.7

Jadi, kita hindari yang suka bullying.
Mereka orang yang sadis.
Hindari demi kesehatan kita. Xoxo

Wahai manusia,
Berkaryalah dengan penuh semangat dan energi !
Usirlah iblis kemiskinan dan penyakit.
                        Atharva Veda 6.81.1

Rumah Sehat

Ibu Norma Tanoko menulis status di FB tentang keprihatinannya melihat suasana di RS Pasar Rebo Jakarta. Pasien membludak seperti pasar malam. Berobat memang gratis karena pakai BPJS namun antrinya dari pukul 4 pagi. Gusti...

Beda dengan rumah sakit-rumah sakit di Eropa yang kecil dan sepi. Berarti pasien sedikit.

Iya juga si. RSU yang gratis biasanya membludak oleh pasien. Yang saya saksikan seperti itu, bila sedang menengok teman yang sakit. Pasien di RS Swasta tidak membludak karena sangat mahal. Saya sering terkaget-kaget dengar cerita teman yang tagihan berobat di RS Swasta yang terlalu tinggi. Tidak manusiawi. Makanya banyak orang kita yang lari berobat ke Malaysia atau Singapore.

"Nama "Rumah Sakit" aja sudah salah, " tulis Bu Norma. Harusnya "Wellness Centre" atau "Wellness House".

Heeh. Rumah Sakit di Barat namanya "Hospital", "keramahan". Orang yang sakit akan diurus dengan keramahan. Di negeri kita namanya Rumah Sakit, rumahnya orang sakit. Dengar namanya saja jadi ngilu.

Orang kita ini makannya kurang sehat rata-rata. Dimana-mana ada penjual gorengan yang laris manis. Digoreng dengan minyak kelapa sawit. Minyaknya dipakai untuk beberapa kali goreng. Kadang ditambah plastik agar gorengan renyah sampai lama.

Goreng pakai minyak sawit jelas kurang sehat. Minyak dipakai berkali-kali jelas beban untuk liver. Terlalu sering makan gorengan, beban berat untuk ginjal.

Makanan orang kita kebanyakan mie instan dan gorengan. Makan gorengan jangka panjang sangat membebani liver dan ginjal. *ambil cermin.

Dana BPJS terbesar dipakai untuk pasien kanker dan gagal ginjal. Penyakit yang disebabkan gaya hidup kurang alami.

Dan yang paling parah, menurut Bu Norma, adalah kebencian yang dihembuskan hingga merusak badan.

Empat bulan menjelang Pilkada DKI, kebencian disebarkan kemana-mana, via tv, via media sosial, via pengajian. Kebencian menyebar di udara, dihirup masyarakat, menjadi racun untuk tubuh.

Seorang pejabat publik, yang penuh cinta kasih kepada rakyat, yang jujur, pintar, pekerja keras, yang mencurahkan waktu, tenaga, pikiran untuk melayani dikirim ke penjara untuk ucapan yang kesleo, yang tidak sengaja.

Begitu banyak Ustaz yang kesleo bicara, dengan mudah dimaafkan. Ustaz, yang ceramah di tv, bahwa ada pesta seks di surga dengan mudah dimaafkan. Ustaz yang maki-maki Pemerintah dengan mudah dimaafkan.

Kacau. Kekacauan ini yang ditangkap oleh tubuh. Tubuh yang kacau menjadi sakit-sakitan karena tidak selaras.

Semoga semua makhluk damai dan berbahagia.

Rabu, 26 Juli 2017

Learning from The Samana

🌾Siddharta: "Nasihatilah saya --- dengan cara apa saya dapat mengumpulkan uang ?"

🌺Kamala: "Kamu harus berusaha sesuai dengan kemampuanmu, pengetahuanmu. Katakan apa yang dapat kau lakukan? "

Siddharta: "Saya dapat BERPIKIR, dapat MENUNGGU, dapat BERPUASA."

Kamala: "Selain itu?"

Siddhartha: "Tidak sesuatu apa pun."

Dengarkan Kamala, apabila aku menginginkan sesuatu, aku tidak akan berpikir tentang apa pun yang lain, kecuali apa yang kuinginkan.
Kemudian aku akan menunggu dan berpuasa.
Itu saja.
Dan keinginanku akan terpenuhi.
Pelajaran ini kuperoleh dari para Samana. Kemudian mereka yang bodoh, yang tidak memahami kebenaran ini mengatakan bahwa para Samana menggunakan jampi-jampi. Bahkan mereka dituduh menguasai jin. Sebenarnya tidak demikian.
Yang disebut jampi-jampi atau jin itu tidak ada.
Setiap orang dapat memperoleh apa yang ia inginkan, asal ia bisa berpikir, menunggu dan berpuasa."

🍁Percakapan Siddhartha dengan Kamaswami, seorang pengusaha.

Siddharta: "Demikianlah hidup ini. Setiap orang memberi dan setiap orang menerima."

Kawaswami : "Lantas apa yang dapat kau berikan ?"

"Saya bisa berpikir, menunggu, dan berpuasa."

"Hanya itu saja ?"

"Saya pikir hanya itu saja."

"Dan apa gunanya semua itu ? Misalnya berpuasa, apa gunanya puasa itu ?"

"Sangat berguna, Tuan. Apabila tidak punya makanan, orang yang bisa berpuasa tidak akan menderita.
Misalnya saya, kalau tidak mampu menahan lapar, mungkin saya sudah bekerja di mana saja, sama siapa saja. Saya akan menerima pekerjaan apa saja. Tetapi karena saya bisa menahan lapar, bisa berpuasa, saya bisa menunggu."

Kutipan percakapan di atas saya kutip dari buku "Seni Memberdaya Diri 2" oleh Anand Krishna🌹
Buku "Seni Memberdaya Diri 2" ini terinspirasi dari Hermann Hesse🌹 dan Osho🌹.

Menarik kan.
Rahasia para Samana:
Fokus pada apa yang diinginkan, Berpikir, Menunggu, Berpuasa.


Namaste 🌹🌸🌻🌹🌸🌻🌹🌻


3 Z

Barusan masak nasi, bikin jelly untuk yogurt, bikin puding dengan memanfaatkan sisa-sisa kue kering, trus cuci-cuci piring. Beres-beres deh.

Biasanya malas ke dapur. Jadi semangat karena sambil mendengarkan Kirtan.

Cie cie. Rajin ni ye.

Yang mengganggu itu pikiran. Muncul dari mana ke mana, dari masa lalu ke masa depan, balik lagi dari masa depan ke masa lalu, terus dan terus. Bila sambil mendengarkan kirtan, berasa masak sambil memuja Gusti. Pikiran fokus ke kerjaan dan kirtan, tidak ke sejarah masa lalu dan ke rencana masa depan.

Pikiran itu benar Iblis kok.
Berikan Iblis pekerjaan sehingga tidak mengganggumu. Bila perlu, baru kau suruh dia kerja.
Beri Iblis pekerjaan 3Z: Zikir, Zakat, Ziarah.
Zikir : membaca puji-pujian untukNya dalam bahasa apa pun.
Zakat : jadikan pekerjaan sebagai persembahan untukNya.
Ziarah : dengan demikian seluruh hidupmu merupakan Ziarah (perjalanan suci).
Demikian salah satu pelajaran yang kudapat dari Suhuku.

Namaste 🌹🌸🌻

Sebuah Permohonan

Bunda Ilahi...
Begitu banyak berkah yang Kau berikan padaku...
Bisa baca buku-buku yang menarik dan keren-keren.
Nonton film keren-keren.
Bisa meditasi bersama Suhu. Sangat indah.
Bisa retreat ke Puncak, ke Ubud Bali, bisa ikut kegiatan bersama Anand Ashram.
Menyelami ilmu tentang kehidupan dari Suhu sejati.
Mohon kiranya kenikmatan yang saya rasakan, bisa dirasakan oleh Mama Papa saya.
Semoga Mama Papa selalu diterangi oleh cahaya pengetahuan sejati dalam perjalanan mereka menujuMu.
Please please... have mercy on them.
Please 🌹🌸🌻🌹🌸🌻🌹🌸🌻

Forgiving

Menyesaaal sekali selama hidup tidak bisa memberikan kasih sayang terbaik untuk orang tua.

Saya selalu tidak ingin pulang ke rumah. Tidak betah. Tidak suka melihat orang tua berantem. Bapak pemarah. Ibu emosi tinggi suka ngomel.

Sebagai anak saya jadi bingung dan tidak betah di rumah.

Ibu saya anak piatu sejak umur 7 tahun. Dia suka dibully oleh kakak perempuannya yang kuat. Sampai meninggal, bude itu terus menjadi pembully untuk saudara dan keponakan. Ibu saya juga hidup dalam kekerasan. Bapaknya suka menendang. Ibu sambung, walau baik hati, suka mengomel. Saudara-saudara Ibu saya juga pemarah.

Bapak saya juga pemarah. Lahir dari keluarga pemarah dan pendendam. Bapak saya dari dulu suka mukul. Dan beliau dibiarkan, tidak ditegur orang tuanya.

Ibu saya sakit-sakitan. Menopause dini. Pulang dari mengajar di SMP langsung tidur. Bangun untuk minum teh, makan malam, trus tidur lagi.

Beliau tidak suka masak. Bila tidak ada pembantu, beliau histeris. Beliau histeris jika mengerjakan pekerjaan rumah. Memasak jadi momok. Membersihkan rumah maupun mencuci baju menjadi pekerjaan besar.

Ibu-ibu lain suka ke dapur sekedar untuk memasak, beres-beres di dapur, beres-beres rumah. Tidak untuk Ibu saya. Namun beliau pernah bikin kue kering. Setelah itu tidak berlanjut.

Seandainya saya pemaaf dan besar hati untuk orang tua saya.
Saya tumbuh menjadi orang keras kepala tapi hati lemah.
Saya benci sekali bila Ibu saya pidato , "Kau tidak tahu kesusahan-kesusahan hidup yang bertubi-tubi".
Dan beliau akan lanjut berpidato hingga membahas hal-hal yang tidak relevan.
Mumpung berkuasa karena anak masih kecil. Pidato dan ngomel aja terus.

Yang bikin parah adalah ajaran di keluarga adalah ajaran agama yang sangat dangkal. Tidak ada ratiban atau sholawatan bersama yang indah. Yang ada hanyalah ceramah, ceramah dan ceramah yang diberikan oleh orang yang jarang membaca.

Ibu saya tumbuh menjadi sosok yang takut pada agama, takut masuk neraka dst dst.
Komplit. Pemarah, histeris, suka ngomel, dan takut agama.

Saya menyesal pernah membantah dan melawan Beliau dengan keras. Beliau pernah memaksakan kehendak pada saya. Saya teriak kencang di hadapan beliau sampai mengguncang-guncang badan beliau. Sejak saat itu Beliau tidak berani lagi mengatur saya. Sebenarnya saya jadi sangat sedih. Saya ingin Ibu tertawa, bahagia, namun tanpa mengekang saya.

Saya ingat betapa Ibu Mertua Almarhumah sangat control freak terutama untuk ex suami saya, anak yang paling patuh menurut Mertua saya. Control freak Ibu Mertua 100 kali lipat Ibu saya. Ex Suami menurut pada Ibunya namun melampiaskan pemberontakannya pada saya. Pada saya dia bertindak seenaknya dan melanggar etika sebagai suami yang baik. Saya tidak tahan. Maaf saja, tidak ada lagi yang bisa diharapkan dari hidup bersamanya. Tidak ada kebahagiaan, dan tidak ada rasa aman. Silakan saja dia hidup bersama dengan wanita yang cocok. Dengan wanita halu yang ingin kaya raya, dihormati, namun dalam kehidupan nyata berhutang sana-sini.

Seandainya kita bisa hidup dengan kesadaran.
Seandainya kita punya hati yang luas, penyayang, pemaaf.
Seandainya kita selalu mendengar dengan hati yang penuh kasih.
Seandainya kita selalu bicara dengan kata-kata penuh kasih.
Hidup tidak akan dipenuhi dengan penyesalan.

Bunda Ilahi...
Sayangi Mama Papa Nina ya...

Mama Papa...
I forgive both of you, please forgive me.
Thank you so much.
Love both of you.
May you two be happy always.
Love you 🌹🌸🌻🌹🌸🌹🌸🌻🌹

Selasa, 25 Juli 2017

Channel Anand Ashram di Youtube

Saya subscribe Anand Ashram di Youtube. Banyak sekali bahasan yang menarik seperti bagaimana menghindari #dementia , #alzheimer pada usia tua. Terimakasih Suhu Anand Krishna.

Perlu sekali untuk saya yang hidup sebatangkara. Ngeri kan bila kita dementia dan alzheimer. Perlu ada orang yang menolong kita sehari-hari. Kita maunya bisa sharing our blessing to others, bukan bergantung kan ?

O Divine Mother,
Please look at me mercifully.

Trus ada bahasan yang sangat menarik. Bagaimana hidup dalam masa KaliYuga ini ? Yang paling penting adalah makanan. Usahakan makan makanan yang dimasak di rumah.

Cuus. Besok pagi Insya Allah ke tukang sayur, belanja sayur sambil jalan pagi. Bikin masakan sederhana. Baik untuk soul kita, jadi tidak matre, dan penuh kasih. Sehat untuk badan, sehat untuk kantong, sehat untuk mind dan soul.

Namaste

Let It Go

Rak kayu serbaguna akhirnya kuberikan pada pemulung. Sudah 24 tahun menemani.

Lemari kayu murah, dari serpihan kayu, kuberikan juga. Lemari kayu yang ada kacanya. Lemari kayu yang berperan sebagai kaca salon. Kaca untuk orang potong rambut, dandan, creambath.

Kemarin baju-baju dan buku kusortir juga. Biar rumah lega, ada space, bisa bernapas, bisa berpikir.

Mungkin zaman "salon" sudah berlalu. Ilmu dandan untuk diri sendiri dan untuk ngajar. Bila sekali-sekali ada order, terima juga. Kuas-kuas masih lengkap. Base, fondie, bedak padat, eyeliner, pensil alis, lipstik aneka warna yang mau habis karena dipakai sendiri. Semoga bisa beli yang baru ya. Amiin.

Peralatan potong rambut, blow, cat rambut, facial, creambath masih lengkap. Sedang berpikir untuk dihibahkan. Sementara ini dibiarkan dulu. Barang-barang ini lama menjadi ladangku.

Aku punya langganan facial lebih dari 10 tahun. Saat ini dia sudah jarang datang. Kadang datang hanya untuk cat rambut. Zaman aku sibuk menemani Ibuku Almarhum, ketika bisnis Salon kujalani sesuai mood aja, teman ini rajin datang. Begitu Ibuku meninggal, ketika saya full kerja, dia justru menghilang. Mungkin dia datang karena ada karma dengan Ibuku. Mungkin.

Langganan bisa pergi.
Ada pelanggan baru, tapi tetap sedih juga ya.
Harus selalu belajar untuk mengikhlaskan, to letting go someone or something.
Orang tua pergi. Sediiiih skali. Mereka tetap ada namun ada pada dimensi lain. Sedih karena kumpul-kumpul dengan mereka sudah tidak bisa lagi.
Teman-teman mulai ada yang pergi.

Bisnis juga ada yang perlu diikhlaskan.
Yang tetap dijalani yang sesuai dengan kita.
Semoga #BlessingsClinic ku bisa jalan. Bisa hidup dan menghidupi.
Terima Meridian Face & Body Massage, ngajar di workshop tentang massage, penggunaan essential oil dan DIY personal care dengan essential oil.
Saya juga nanti jualan sedikit. Jualan Miracle Facial Serum, Scrub Kopi Organik, Head Ease, Cholesterol Free, Allergy Free, BatPil Free, Immune Booster, Sleep Weel dalam botol kaca roll on 10 ml.

Semoga bisa hidup dan menghidupi.
Semoga berkah untuk diriku dan untuk klienku.
Amiin amiiin.
Semoga semua makhluk berbahagia.

Teman Lama yang Halu

Aneh ni orang. Ngajak aku begini, "Hari Kamis kita ke Gorontalo".

Orang normal akan nanya, " Aku mau ke Gorontalo Kamis depan. Ikut yuk. Kamu bisa ?
Trus nanya nama sesuai ktp. Booking tiket. Trus info ke aku klo berangkat hari Kamis jam sekian pake pesawat x, kasih kode booking.

Ini orang cuma bikin pernyataan "Hari Kamis kita ke Gorontalo" trus tidak ada tindak lanjutnya. Begitu hari Kamis tiba, dia lupa.

Dia cerita klo punya Money Changer di Bandara. Beberapa TKW nitipin anak ke Money Changer dia, trus ditinggal. Jadi anak-anak itu dipungut dia, disekolahin sampai sarjana. Ada 11 anak pungut yang diambil. Anak pungutnya ada orang Australia, Arab, India, Cina dll. Jika hari libur, dia akan main dengan anak-anak itu, makan-makan, belanja-belanja di Mall, guyon-guyon. "Rasanya bahagia sekali" cerita dia.

Sik sik. Anak-anak TKW dari luar nikah kok ada yang anak Australia, India, Cina, Jepang, Arab ? Setahuku TKW yang diperkosa hingga punya anak di luar nikah hanya TKW yang kerja di Arab. Belum pernah saya dengar bahwa ada TKW kita di Australia diperkosa trus pulang bawa anak ke Indonesia.

Trus angkat anak 11 orang. Memenuhi kebutuhan anak mulai dari makan hingga sekolah itu butuh biaya sangat besar. Apa dia seorang yang kaya raya ?

Kita ini satu kota. Masa si ada orang kaya dari kotaku aku tak tahu. Orang kaya mah pasti ketahuan. Bakal sering dimintai sumbangan atau jadi sponsor acara. Aneh kali bila dia tidak dikenal oleh orang sekotaku di Jakarta. Berarti biasa-biasa dong. Berarti gak kaya banget dong. Kok ngaku-ngaku kaya? Bohong kan ? Xixixi

Pernah ni dia ngundang aku, "Datang ya ke Rumah Makan xxx daerah Kelapa Gading hari Senin pukul 12 siang. Pak Menteri Anu ultah. Nanti Nina saya kenalkan dengan Pak Menteri."

Dia ngundang aku. Apa dia yang mengadakan (sponsor) makan-makan pada ultah Pak Mentri ?
Pak Mentri makan siang di Resto Kelapa Gading hari kerja ?
Jika dia bukan sponsor, loh kok ngajak aku? Aku kan bisa salah tingkah di Resto.

Begitu hari H tiba, aku ingat dong. Eh dianya lupa.
Jam 11 siang dia bbm aku, cerita bahwa dia sedang di Pacific Place.
Loh, katanya pukul 12 siang ada acara dengan Pak Mentri di Kelapa Gading, kok pukul 11 masih santai-santai di Pacific Place.
Naik mobil dari Pacific Place ke Kelapa Gading bisa 2 jam lebih perjalanan loh.
Ternyata ngundang makan bersama Pak Mentri di Kelapa Gading hanya bualan kan ? Sudah membual, ngundang-ngundang orang pula. Kalo aku percaya gimana ? Hehehe, jadi orang setres dong tengak-tenguk di Resto itu.
Dasar orang halu !!!

Pantas bila ngobrol dengan dia kepalaku langsung pusing. Lah dia halu gitu.

Mula-mula si senang ketemu teman lama. Begitu dia cerita tentang kuliahnya, usahanya, kok aku jadi stress dengarnya. Lama baru nyadar klo dia halu.

Dia bilang "Yuk Nin kita pulang kampung. Aku bulan depan mau pensiun. Nanti kita beli tanah 10 hektar. Kerjaku berkebun dan ngantar Nina kemana-mana".
Tanah 10 hektar itu 10 kali 10 ribu meter persegi cuy. Asal ngomong ni orang tanpa dipikir.
Kok ngajak aku tinggal di Gorontalo ? Emang pernah nanya apa keinginanku?
Apa ada duit untuk beli tanah 10 hektar ?

"Yuk Nin. Kita ke Gorontalo. Aku mau mencalonkan diri jadi Walikota Gorontalo."
Lho lho. Katanya sudah mau pensiun. Mau menikmati duit yang sudah banyak itu. Lho kok mau jadi Walikota ? Tujuannya apa jadi Walikota ?

Kok sudah mau balik ke Gorontalo untuk pensiun?
Apa kabar dengan anak angkat 11 orang tambah 2 anak sendiri, yang belum kuliah itu ?
Bagaimana biaya makan dan kuliah anak-anak itu ?
Kok mau ditinggal begitu saja ?

Lha iya lah. Wong anak angkat 11 orang cuma cerita orang halu.
Sudah bener kau block dia Nin. Syarafmu bakal terganggu kalo mendengarkan cerita dia.
Itulah. Banyak orang yang kena gangguan jiwa namun tidak berobat karena tidak sadar.
Aku jadi temannya saja jadi pusing dengerin ceritanya.
Aku block dia karena ngajak kawin.
Enak aja. Ada istri kok ngajak kawin aku. Emang aku wanita apaan ? Cuih.

Xoxoxoxo

Senin, 24 Juli 2017

Seek Your Mercy

Biasanya orang dekat justru yang meremehkan.
Membayar dengan tarif seikhlasnya.
Kadang lupa bayar.
Padahal belajar skill & knowledge itu perlu waktu, duit dan tenaga.
Beli jarum akupuntur, beli essential oil yang paten itu perlu duit.

O Divine Mother,
Please look at me carefully.

Banyak para penipu.
Banyak kenalan yang licik.
Namun kasih Bunda sepanjang jalan, sepanjang hayat, menembus ruang dan waktu.

Terimakasih hingga saat ini saya masih bernapas.
Ada rumah, ada makanan, ada buku, ada smartphone.
Smartphone ini mobilku 😃
Terimakasih untuk badan ini.
Terimakasih atas limpahan rezeki dari Mu wahai Bunda.
Terimakasih Terimakasih.

Setiap saat kulantunkan:
O Divine Mother,
Please look at me mercifully.

Semoga setiap saat dibimbing.
Semoga setiap saat diwelasi.
Banyak orang kena gangguan jiwa. Banyak yang bunuh diri.
Bunda Ilahi,
sayangi saya dan mama papa saya ya🌹
Nyuwun kawelasan.

Sabtu, 22 Juli 2017

Harga "Teman"

Sudah ada pelanggan massage saya. Saya pakai essential oil young living untuk campuran.

Jika essential oilnya habis, sepertinya saya tidak beli lagi.
Gimana dong ?
Panaway sekitar 8k / tetes. Untuk massage perlu 10 -15 tetes. Harga sudah 120 ribu, belum minyak untuk dilute. Dibayar harga persahabatan.

Sahabat tahu essential oil young living mahal namun tidak sadar bila semahal itu. Lah beliau tidak bertanya. Langsung nyelipin angpao. Saya mau asertif, gak enak. Itulah penyakitku, gak enakan.

Itulah. Kadang kita tidak menyadari kecanggihan seseorang di dekat kita. Orang jauh yang nyadar.

Saya beli essential oil sekitar 5 juta lebih untuk diri sendiri dan untuk jasa massage. Bila tidak balik modal ya berhenti beli essential oil yang paten. Gimana dong. Pelanggan maunya massage canggih yang murah meriah. Lah saya perlu biaya hidup juga. Belajar skill & knowledge itu mahal. Essential Oil yang paten itu mahal. Bila dibayar harga "teman" ya tidak balik modal untuk beli essential oil yang paten.

Atau pakai Essential Oil yang harganya terjangkau saja ? Biar daku untung. Pelanggan juga merasa tidak mahal. Hindari essential oil yang harganya sama atau lebih mahal daripada emas seperti Helichrysum, Frankincence, PanAway, Rose, Deep Relieve, Valor, Sandalwood dkk.

Namun ada harga ada rupa.
Ada temanku yang bermasalah dengan tulang punggung, sehingga susah jalan dan disarankan untuk operasi. Alhamdulillah bisa sembuh dengan Deep Relief. Namun mahalnya itu boo. Setelah sembuh, teman itu pakainya Wintergreen yang lebih terjangkau harganya.

Sutralah.
Dijalani saja.
Let it be.
Mohon berkah wahai Bunda Ilahi.

O Divine Mother.
Please look at me mercifully.

Jumat, 21 Juli 2017

Depresi Mengintai

Vokalis Linkin Park meninggal bunuh diri. #RIPChesterBennington 🌹🌸🌻

Social media rame membahas soal depresi dan bunuh diri.

Begitulah. Kadang pikiran mumet. Mata gelap. Kadang kenyataan yang kita hadapi terlalu pahit. Kadang rasa sakit terlalu kuat.

Apa yang perlu kita lakukan bila depresi melanda ?

🌹Bergerak.
Keringat mengandung anti depresi.
Bersih-bersih, nyapu-nyapu, jalan-jalan, olah raga.

🌹Do something, jika masih mau hidup.
Jika mau istirahat, nikmatilah tidur.

🌹Baca buku yang menarik, yang menghibur. Klo saya, baca novel-novel seperti novel Alberthiene Endah. Novel yang ringan namun bercerita tentang kehidupan.

🌹Follow di social media akun-akun yang menarik dan humoris. Saya uninstall FB saya. Many interesting people in FB, unfortunately too much "basa-basi" with some old friends makes me drained.

🌹Nonton acara lucu-lucu di Youtube, seperti acara Desta dan Vincent, Sule dan Andre, stand up comedy.

🌹Beres-beres barang di rumah. Beresin buku dan pakaian. Ada yang tidak dibutuhkan ? Berikan pada pemulung atau, bila masih bagus, disumbangkan. Rasanya bisa ikut bernapas lega bersama ruangan.

🌹Meditasi dan Yoga.

🌹Nonton film bagus di bioskop.

🌹Bila keadaan kita sedang kritis, be like a piece of stone. Jangan berpikir tentang solusi. Diam saja. Berdoa minta kawelasan dari Bunda Ilahi.
"Be like a piece of stone" ini adalah nasehat dari Suhu.
Sudah kupraktekkan. Utang sudah mau jatuh tempo, tidak ada duit, barang kutawarin kemana-mana belum laku juga.
Be like a piece of stone. Mohon ke Bunda Ilahi. Alhamdulillah, utang saya terbayar lunas. Saya bisa dapat modal usaha. Saya bisa beli sepatu, pakaian dalam, buku dll yang saya butuhkan dan saya inginkan.

🌹Baksos. Memberi. Serving membuat kita happy dan merasa berguna.

Namaste 🌹