Sabtu, 26 September 2015

Inside Out The Movie: Perlunya Emotional Culturing


Gila!!! Keren!!! Bisa aja "Inside Out" ini menceritakan kerja otak dan emosi dalam bentuk kartun 3 dimensi yang memikat.

Ada memori-memori yang, karena tak dipergunakan, akan dibuang ke tempat pembuangan, yang terlupakan.

Efisien sekali kerja otak kita. Bila tidak dipakai, singkirkan!!!

Penemuan neuroscience bisa diceritakan begitu memikat walau tetap "berat" sih. Peristiwa2 dlm hidup bisa masuk dalam ingatan terutama pusat ingatan bila ada emosi. Pusat ingatan ini membentuk kepribadian seseorang. Ada pulau keluarga, pulau teman, pulau bermain, pulau hobi, pulau kejujuran dst.

Ada seorang teman yang tidak ingat pengalaman saat Kuliah Kerja Nyata di kampung dulu. Beda "pelupa" dengan "tidak ingat". Pelupa bisa jadi karena sel-sel otak banyak yang rusak. Sementara tidak ingat berarti peristiwa itu berlalu tanpa ada emosi terlibat. Otak hanya mengingat peristiwa yang terkait dengan emosi yaitu joy, sadness, anger, disgust dan fear.

Ada peristiwa dengan emosi yang sangat intens tapi sepertinya terlupakan. Pada film "Inside Out", Riley sangat takut pada badut. Riley sepertinya tidak ingat karena peristiwa itu terkunci pada gudang bawah sadar.

Obat-obat yang diberikan oleh Psikiater akan menyimpan "peristiwa yang tidak ingin diingat" pada gudang bawah sadar. Apa yang tersimpan bisa keluar bila terpicu.

Seorang yang mengalami perkosaan atau peristiwa traumatik biasanya tidak akan ingat peristiwa tersebut kecuali bila terpicu. Itulah hebatnya kerja otak. Melindungi manusia dari kesakitan. Subhanallah.

Bila manusia menderita sakit yang tidak dapat ditanggung, tubuh akan pingsan atau mengalami koma.

Bila manusia tidak dapat menanggung beban pikiran, dia akan mengalami hilang ingatan atau gila.

Hebatnya kerja semesta sebagai bayangan Sang Ilahi !!!

Sampah peristiwa traumatik yang disimpan dalam gudang bawah sadar akan membuat manusia menderita, akan tergantung pada obat anti depresi yang membuat manusia tidur melulu, tidak produktif dan susah untuk bahagia.

Untuk membersihkan pikiran dan emosi, mari kita mengikuti program "Self Empowerment & Wellbeing" di Anand Ashram . Banyak penderita trauma dan adiksi bisa sembuh dan bangkit setelah mengikuti program dan rajin berlatih.

Film "Inside Out" ini perlu ditonton dan menjadi rujukan kita dalam memahami kerja pikiran dan kaitannya dengan emosi.

TerimaKasih. Namaste 😊

Tidak ada komentar:

Posting Komentar