Rabu, 15 April 2015

Nyonya Jetset


Membaca novel berdasarkan kisah nyata yang ditulis oleh mantan wartawan majalah "Femina", Alberthiene Endah membuatku sangat bersyukur.

Itulah kekuatan sebuah buku. Kita bisa menyelami kehidupan orang lain tanpa harus mengalami sendiri atau harus bergaul dengan orang tersebut.

Kehidupan kaum sosialita tak terbayangkan oleh saya. Bila berjalan di koridor Grand Indonesia, Plaza Senayan, Pondok Indah Mall, kadang saya bertanya dalam hati, wanita mana gerangan yang bisa membeli baju, tas, sepatu, perhiasan yang harganya melebihi biaya hidup saya berbulan-bulan.

Memang ada orang atau keluarga yang diberi kesempatan untuk kaya raya ya, seperti keluarga Krisantono dalam cerita novel ini. Jadi pengusaha batu bara memang bergelimang duit boo... bergelimang masalah juga. .

Bagaimana rasanya jadi Nyonya Jetset ya... Beli baju bagus tidak perlu mikir. Beli sepatu dan tas branded ayo. Beli perawatan wajah Kiehl tinggal gesek. Mau ke spa terbaik, perawatan wajah, rambut tinggal gesek kartu. Beli seperangkat make up Mac tidak perlu menabung. Senangnya...

Ternyata tidak senang juga bila kita tidak bebas. Bagai burung di sangkar emas. Tidak happy, tidak ceria...

Walau duit di tabungan minim, bila kita bebas, alangkah bahagianya. Tinggal kerja keras dan mohon rezeki dan berkah dari Sang Maha Pemurah.

Apalagi bila suami narkoba dan tukang pukul seperti Edwan Krisantono. Itulah hidup di neraka...

Hidup bebas adalah surga. Kerja keras penuh semangat agar bisa kontribusi adalah sikap sehari-hari para penghuni surga.

Memang seberapa banyak makanan enak yang bisa masuk perut kita ? Seberapa baju tas sepatu yang bisa kita pakai ? Walau nafsu tidak terbatas. Barang yang kita beli bisa menumpuk sia-sia. Uang banyak hanya tersimpan di bank tanpa bisa dinikmati sepenuhnya. Seberapa banyak kita bisa menggenggam dunia ? Hanya pada Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang tempat kita kembali, membawa cinta dan rindu...

Semoga semua makhluk berbahagia.
TerimaKasih... Namaste

Tidak ada komentar:

Posting Komentar