Melihat foto orang-orang gila di Rumah Sakit Jiwa membuat saya merinding. Alhamdulillah, saya tidak masuk ke sana...
Alhamdulillah. Terimakasih sebesar-besarnya untuk Bapak Anand Krishna untuk buku-buku tentang spiritual, buku-buku tentang kehidupan. Terimakasih atas bimbingan meditasi dan yoga dari beliau. TerimaKasih atas padepokan Anand Ashram yang didirikan oleh Bapak Anand Krishna. TerimaKasih... terimakasih...
Banyak keinginan saya yang tidak terpenuhi. Ada doa dan harapan yang saya lantunkan setiap hari bertahun-tahun namun sepertinya "tidak dikabulkan".
Saya bingung. Saya penuh kemarahan. Saya penuh kekecewaan. Saya penuh kepahitan.
Ternyata Tuhan menyapa saya lewat buku-buku, lewat Guru. Alhamdulillah. TerimaKasih...
Kita kecewa, kita penuh kemarahan dan kebencian... Itu terjadi karena ignorance. Buku "Bhagavad Gita" ini sangat indah dan sangat berharga karena memberi tahu kita ilmu tentang kehidupan.
Almarhum mertua saya pernah hampir gila ketika anaknya meninggal. Kerabat saya hampir gila ketika anaknya meninggal. Seorang istri Menteri bunuh diri ketika suaminya jatuh cinta pada wanita lain yang tidak secantik dirinya. Banyak orang menjadi gila atau bunuh diri karena kesakitan. Sakit badan maupun sakit psikis.
Kita bisa gila bila kita mengidentifikasikan diri dengan peran kita di dunia ini. Padahal kita hanyalah lakon. Kita hanya menjalani peran kita di dunia. Kita bisa berperan sebagai orang kaya, orang miskin, wanita cantik, wanita kurang menarik, bisa berkarir bagus, bisa jadi tukang ojek, bisa sebatang kara, bisa mempunyai keluarga besar dengan banyak anak.
Bila kita menjadi penonton, kita bisa tertawa loh melihat peran kita saat sengsara, misalnya saat suami kabur. Memahami kerja alam semesta yang ilusif ini membuat kita bahagia. Tegak dan bahagia dalam suka dan duka. Semoga. Amiin
TerimaKasih... Namaste


Tidak ada komentar:
Posting Komentar